INTAN JAYA - Di jantung Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, prajurit TNI dari Satgas Yonif 631/Antang tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun lebih sebagai tetangga yang peduli. Pada Minggu (5/4/2026), aroma kehangatan menyelimuti Kampung Mamba Bawah saat personel satgas menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang membekas di hati warga.
Dipimpin oleh Letda Caj Dicky Cakra Saputra, S.Psi., kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pembinaan teritorial (Binter) yang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat. Di tengah percakapan yang mengalir penuh keakraban, aspirasi warga didengarkan dengan seksama, diselingi motivasi untuk bersama-sama menjaga kenyamanan lingkungan.
Pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan ini bukan sekadar taktik, melainkan denyut nadi strategi untuk menumbuhkan harmoni antara abdi negara dan masyarakat. Ini adalah jembatan yang mempererat rasa kebersamaan dan menanamkan benih saling percaya di tanah Intan Jaya.
“Melalui komsos ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi mereka, serta memberikan semangat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan, ” ujar Letda Caj Dicky Cakra Saputra.
Beliau menambahkan, kehadiran Satgas Yonif 631/Antang lebih dari sekadar menjaga wilayah. Mereka adalah mitra sejati, siap sedia membantu meringankan beban serta kesulitan yang dihadapi warga sehari-hari.
Sambutan hangat pun mengalir dari masyarakat Kampung Mamba Bawah. Senyum merekah terpancar, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para prajurit yang tak segan berbaur dan menunjukkan kepedulian tulus.
“Kami merasa diperhatikan dan senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Mereka sering datang dan membantu kami, ” ungkap Yohanes (35), salah satu warga setempat.
Kegiatan komsos ini menjadi penguat sinergi antara TNI dan masyarakat, sebuah fondasi kokoh untuk menjaga stabilitas wilayah Intan Jaya. Dengan mengutamakan nilai kemanusiaan dan kebersamaan, harapan besar tertuju pada terciptanya situasi yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga Papua. (PERS)
