INTAN JAYA - Kampung Engganengga di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah, diselimuti aura kehangatan dan sukacita luar biasa pada Minggu (5/4/2026). Perayaan Paskah tahun ini terasa istimewa berkat inisiatif mulia Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) yang tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pembawa kebahagiaan.
Melalui Pos Engganengga, para prajurit dengan penuh ketulusan membagikan berbagai bingkisan makanan. Senyum merekah di wajah anak-anak dan masyarakat saat menerima roti, cokelat, mi instan, serta makanan siap saji. Aksi sederhana ini merupakan perwujudan nyata dari kepedulian TNI untuk mempererat tali persaudaraan dengan warga di wilayah penugasan.
Anak-anak yang tadinya asyik bermain di sekitar pos, seketika berubah riuh dengan tawa gembira. Momen Paskah tahun ini pun bertransformasi menjadi lebih hangat dan meninggalkan kesan mendalam berkat kebaikan hati para prajurit.

“Terima kasih kepada bapak-bapak Satgas yang telah berbagi makanan dengan kami. Anak-anak sangat senang dan kami merasa diperhatikan, ” ujar Melena Tipagau (43), salah seorang warga yang turut merasakan kebahagiaan.
Kapten Inf Rizki Hidayatullah, S.T Han, selaku Komandan Pos (Danpos) Engganengga, menegaskan komitmen Satgas untuk terus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Kehadiran mereka di tanah Papua bukan semata-mata untuk menegakkan keamanan, namun juga untuk memberikan manfaat nyata.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran kami tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam momen kebersamaan seperti Paskah, ” ungkapnya.
Menurut Kapten Inf Rizki, kegiatan berbagi ini lebih dari sekadar memberikan kebahagiaan sesaat. Lebih dari itu, aksi ini mampu memperkuat ikatan emosional antara para prajurit dan masyarakat yang mereka layani.
Melalui program “Jaya Sakti Berbagi”, Satgas Yonif 113/JS terus menabur benih kepedulian dan kebersamaan di tanah Papua. Perayaan Paskah di Engganengga menjadi bukti nyata bahwa di tengah berbagai keterbatasan, kebahagiaan dan rasa persaudaraan sejati tetap dapat tumbuh subur dan dirasakan oleh semua. (PERS)
