BOHATI Satgas Yonif 113/JS: Dongkrak Ekonomi Mama Papua dari Pos Perbatasan

    BOHATI Satgas Yonif 113/JS: Dongkrak Ekonomi Mama Papua dari Pos Perbatasan
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) melalui aksi nyata di program BOHATI (Borong Hasil Tani) mama-mama Kampung Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (27/03/2026).

    INTAN JAYA - Kepedulian terhadap perekonomian masyarakat kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) melalui aksi nyata di Kampung Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (27/03/2026). Lewat program BOHATI (Borong Hasil Tani), prajurit Pos Maya memborong dagangan mama-mama Papua yang datang menjajakan hasil kebun mereka.

    Berbagai komoditas seperti sayur-sayuran, buah-buahan, hingga umbi-umbian dibeli langsung oleh personel Satgas. Langkah ini bertujuan membantu meningkatkan pendapatan warga sekaligus memastikan hasil tani mereka terserap dengan harga yang layak.

    Salah satu personel Satgas, Serda Ikram, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

    “Kami ingin membantu mama-mama di sini meningkatkan pendapatan mereka dengan membeli langsung hasil tani mereka. Ini bentuk dukungan sederhana, tapi kami berharap berdampak nyata, ” ujarnya.

    Selain berdampak pada ekonomi, program BOHATI juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Interaksi yang terjalin secara langsung menciptakan kedekatan emosional yang kuat, terutama dengan mama-mama sebagai pelaku utama ekonomi keluarga di kampung.

    Komandan Pos Maya, Kapten Inf Farid Makruf, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis Satgas di wilayah penugasan.

    “Kami sangat senang bisa membantu dan berinteraksi dengan masyarakat, khususnya mama-mama. Kehadiran kami di sini tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi warga, ” katanya.

    Apresiasi pun datang dari warga. Salah satu mama Papua, Mince Jagani (39), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.

    “Terima kasih, Pak TNI. Kami sangat senang karena hasil kebun kami bisa langsung dibeli. Ini sangat membantu kami, ” ungkapnya dengan wajah sumringah.

    Program BOHATI menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di wilayah Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dari Pos Maya di Kampung Ogeapa, harapan itu tumbuh menguatkan ekonomi rakyat sekaligus mempererat kebersamaan. (PERS)

    tniad yonif113js bohati papuatengah ekonomirakyat satgaspamtas
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 113/JS Perkuat Ukhuwah di Zanepa,...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 113/JS Hadirkan Senyum Sehat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran
    Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia
    Polda Metro Jaya Dalami Kasus Richard Lee, Periksa Istri Tersangka sebagai Saksi

    Ikuti Kami